Ebook ReactJS dan 7 Jurus Baru Javascript

posted in: Blog, Javascript, ReactJS | 0

Belakangan ini teknologi-teknologi javascript semakin naik daun, misalnya angular, reactjs, atau vue. Bahkan saya dengar laravel yang notabene adalah PHP framework akan menggandeng Vue menjadi built-in di framework itu.

Fakta tersebut tentu sangat membahagiakan, karena memang kehadiran framework-framework javascript itu menambah khasanah dunia pengembangan web modern. Banyak sekali fitur-fitur powerful yang ditawarkan. Misalnya angular, ketika itu mengklaim dirinya sebagai “superheroic javascript framework”. Saat itu saya ingat sekali saya malah belum mendengar React, bahkan sepertinya React belum dirilis ke publik. Saat itu angular menjadi perbincangan di sana sini, sangat fenomenal dengan fitur “two way data binding”nya.

Saya ingat sekali, karena ketika itu, tepatnya tahun 2013, saya dipercaya oleh sebuah media brazil menjadi pengisi materi pemrograman web. Kala itu saya memilih dua framework yang saya bahas, yang pertama adalah BackboneJS, pernah dengar? mungkin belum, karena bahkan saat ini pun namanya hampir tidak terdengar lagi. Backbone ini kalo saya kenang adalah sebagai perintis pola MVC di dunia frontend. Saat itu backbone yang mempopulerkan MVC di dunia javascript, meskipun C dalam backbone bukanlan controller melainkan, collection.

Sementara itu saya memilih Angular karena saat itu memang merupakan “superheroic javascript framework”, bisa mengajari html trik baru. Dan hal itu masih sangat jarang dijumpai, ada, tapi tidak semudah jika menggunakan angularjs.

Lalu beberapa waktu berlalu, framework-framework hebat lainnya semakin populer seperti Ember, Knockout dll. Dan memang semuanya membuat dunia javascript semakin menarik, ditambah dengan kehadiran NodeJS yang memungkinkan developer membuat web app dari backend hingga frontend dengan satu bahasa. Javascript! Keren kan?

Sampai akhirnya saya berkenalan dengan sebuah library yaitu ReactJS, besutan tim facebook. Saya sebut library bukan framework karena memang React sebenarnya hanyalah V dalam MVC. React hanyalah View, react tidak menyediakan controller ataupun model seperti pada framework js lainnya. Namun jangan salah, React sama powerfulnya dengan framework-framework yang mengusung MVC. Bahkan dengan kemampuan yang bagus, tidak banyak konsep yang harus dipelajari. Hal itu menyebabkan kurva belajar atau saya sebut tingkat kesulitan untuk belajarnya lebih rendah dibandingkan dengan framework seperti angular.

Nah, tahun ini semakin banyak yang mengenal React, dan umumnya para developer awalnya sudah mempelajari JQuery, untuk itulah, saya pada kesempatan yang lalu menulis ebook “ReactJS untuk jQuery Developer”. Ebook itu membahas dasar-dasar react dan cara berpikir react dibandingkan ketika menggunakan jQuery, sangat bagus untuk yang baru memulai belajar React, terutama yang sudah paham jQuery.

Mau? Silahkan download di sini http://arrowfunxtion.com/download-ebook-reactjs-untuk-jquery-developer/ .

Sebelum saya akhiri artikel ini, saya punya satu kabar baik lagi untuk kamu. Kamu bisa belajar react secara interaktif online di sini

http://react.arrowfunxtion.com

Mau tetap stay uptodate dengan info-info semacam ini? Silahkan like facebook https://facebook.com/arrowfunxtion.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ^_^

Follow Muhammad Azamuddin:

Latest posts from